Home » Ototips

Mobil Bergetar Karena Ban Bergelombang

Monday, 12 November 2012 - 9:39 1,304 views No Comment

Masih wajar jika mobil bergetar atau bergoyang saat melintasi permukaan jalan yang tidak rata. Tapi, jika melintas di atas jalan mulus tapi mobil bergetar, sebagai pengendara kita musti mulai waspada. Selain kurang nyaman, getaran seperti ini menandakan ada masalah di seputar ban.

Tuduhan pertama yang diarahkan para teknisi jika kasus seperti ini muncul biasanya adalah perlunya spooring dan balancing. Tapi ternyata penyebab kasus seperti di atas bukan hanya itu. Getaran bisa saja terjadi meskipun ban telah di-spooring dan balancing.

Salah satu penyebab lain munculnya getaran adalah ban benjol atau bergelombang (permukaan ban tidak rata). Jika benjolannya kecil, umumnya getaran akan terasa pada kecepatan sedang (sekitar 60-80 km/jam). Namun, pada benjolan yang ekstrem efeknya bisa menyebabkan mobil terasa bergoyang. Bahkan, jika benjolan ekstrem ini ada di ban depan, pengaruhnya akan mengakibatkan kemudi bergetar.

Karena itu, seandainya mobil terasa bergetar padahal kondisi jalan mulus, jangan lupa periksa ban-ban mobil Anda. Periksa secara fisik. Ban yang benjol akan terasa saat kita raba dengan tangan. Pemeriksaan akan lebih akurat jika kendaraan diangkat hingga roda-roda kendaraan naik. Kemudian putar ban perlahan lahan. Putaran ban yang benjol akan terlihat tidak simetris. Bagian yang menonjol akan cenderung bergerak ke arah luar.

Satu-satunya cara mengatasi getaran akibat ban benjol adalah mengganti dengan ban baru.

Ada dua hal yang seringkali memicu benjolan di ban. Pertama, pengereman mendadak. Pada kendaraan yang belum menggunakan ABS (anti lock braking system), pengereman mendadak akan membuat ban “terkunci” sehingga permukaan ban tertentu mengalami gesekan yang lebih kuat dari permukaan lain. Gesekan ini menyebabkan kembang ban aus yang memudahkan munculnya benjolan.

Kedua, shock breaker yang sudah rusak. Shock breaker yang kurang sempurna membuat body mobil berayun. Ayunan yang berlebih ini dapat mengakibatkan beban tekanan yang tidak sama pada permukaan ban.

Namun, jangan khawatir. Jika Anda tergolong pengendara yang hati-hati dalam memilih ban, kasus ban benjol mustinya tidak pernah terjadi. Sebab, penyebab terbesar yang memicu benjol adalah faktor kualitas. Ban benjol umumnya terjadi pada ban-ban dengan kualitas rendah.

Sumber: Aspira

Be Sociable, Share!

Kirim ke Teman Cetak Artikel Ini

INFO TERKAIT

    None Found


Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.