Mengenali Gejala “Overheat”

Seorang teknisi memeriksa kebocoran di radiator mobil. Alat tersebut digunakan untuk mendeteksi kebocoran halus pada radiator dan semua perangkat yang berhubungan dengan sirkulasi air pendingin tersebut, seperti "water pump" dan selang-selang yang berhubungan dengan sistem pendingin. Saft7.com
Jangan anggap enteng sistem pendingin mesin mobil Anda. Bila sistem ini tidak bekerja normal temperatur kerja mesin bisa terpengaruh dan akibatnya bisa dibayangkan. Mobil terasa tidak bertenaga dan terasa sekali konsumsi bahan bakar pun menjadi lebih boros.
Dua hal ini akibat permasalahan pada sistem pendingin mesin, yang masih terbilang belum fatal. Kalau memang sudah parah, masalah heat transfer dari mesin ke sistem

Indikator temperatur suhu mesin dapat dilihat di kabin kendaraan.
pendingin, maka komponen dalam mesin seperti ring bahkan piston pun bisa rusak. Artinya kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan fatal yang memaksa mobil harus “turun” mesin dan biaya yang dibutuhkan tentu tidak sedikit.
Supaya tidak terjadi masalah yang tidak diharapkan, ada cara yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Kita bisa mengenali gejala kerusakan sistem pendingin mesin. Cara yang paling mudah adalah melihat indikator temperatur mesin.
Bila jarum berada di posisi di atas rata-rata, Anda sudah harus mencurigai. Gejala lain yang bisa dirasakan, adalah tenaga mobil, ketika mobil dipacu pada kecepatan tinggi, secara feeling saja, kita dapat mengetahui ada yang tidak beres, tenaga mesin terasa berkurang diikuti suara “ngelitik”.
Akibat hal ini maka dampak lainnya adalah konsumsi bahan bakar menjadi boros. Tanda-tanda berikutnya, bila air dalam botol cadangan berkurang dalam jumlah banyak.
Masalah pada sistem water jacket bila indikasi di atas terjadi. Ada beberapa hal yang perlu di periksa. Kemungkinan pertama, terjadi kebocoran pada radiator, pipa, bahkan bisa karena tutup radiator sudah tidak lagi berfungsi. Kedua sistem distribusi air pendingin, selang yang sudah getas. Ketiga, katup distribusi air, yang biasa disebut termostat sudah rusak. Keempat, pompa air sudah tidak berfungsi. Kelima, kipas eletronik tidak hidup. Dari kelima kemungkinan penyebab overheat akan berakibat pada kerusakan fatal.
Akibat awal dari lima kemungkinan di atas ialah bocornya packing cylinder head, berakibat masuknya air kedalam mesin. Untuk melihatnya Anda bisa membuka tutup oli mesin, jika dibalik tutup oli terlihat ada perubahan warna (warna krem) atau berbusa, maka dapat dipastikan air pendingin sudah masuk ke dalam mesin. Untuk akibat selanjutnya, Anda akan mengetahui sesaat, sesampainya di bengkel. [Sara Oembaruan / L-11]
INFO TERKAIT
- Kenali Gejala “Overheat”
[ Thursday, 23 Oct 2008 - 13 : 37 | 0 comments | 2502 views ]
Jangan anggap enteng sistem pendingin mesin mobil Anda. Bila sistem ini tidak bekerja normal temperatur kerja mesin bisa terpengaruh dan... - Tindakan Darurat Atasi Mobil Sulit Distarter
[ Thursday, 11 Dec 2008 - 20 : 30 | 0 comments | 3290 views ]SUASANA pagi yang menyenangkan bisa tiba-tiba rusak setelah mendapati kondisi kendaraan dalam keadaan tidak dapat distarter. Rencana bertemu bos atau... - Sistem Pendingin Mesin
[ Tuesday, 21 Apr 2009 - 14 : 31 | 0 comments | 5664 views ]
Sistem pendingin mesin sudah diisi di pabrik dengan cairan pendingin berkualitas tinggi yang akan bekerja terus-menerus. Air radiator berkualitas tinggi... - Hati-hati, Air Mineral Bisa Rusak Radiator
[ Saturday, 17 Sep 2011 - 22 : 23 | 0 comments | 590 views ]
Jakarta – Mengisi air radiator kelihatannya adalah persoalan sangat sederhana. Tetapi jika Anda salah memilih air, bisa-bisa mengganggu sistem pendingin... - Jangan Sering Membuka Tutup Radiator
[ Sunday, 18 Dec 2011 - 17 : 18 | 0 comments | 416 views ]
Ini peringatan sederhana yang disampaikan Emergency Roadside Assistance (ERA) AstraWorld. Sebaiknya, tutup radiator memang tidak terlalu sering dibuka tutup. Buka...




Leave your response!