Home » Ototips

Kondisi Mesin Mobil Dilihat dari Knalpotnya

Sunday, 21 December 2008 - 7:10 2,086 views No Comment

Cermati warna ujung knalpot, gas buang yang dihasilkan dan noda di knalpot.

Kondisi sebuah mesin mobil dapat dilihat dari keadaan knalpotnya. Mulai dari warna ujung knalpot, gas buang yang dihasilkan, dan noda apa saja yang terlihat di knalpot tersebut karena di situ menggambarkan kondisi pembakaran yang terjadi di mesin mobil tersebut. 1. Warna ujung knalpot hitam dan basah, bau gas buang seperti oli terbakar

Biasanya terjadi pada mobil yang usianya sudah tua. Hal itu diikuti oleh keadaan mesin dengan tekanan kompresi rendah. Penyebabnya ring piston yang aus sehingga oli dari ruang karter naik ke ruang pembakaran. Akibatnya mesin tidak enak, ngelitik dan boros oli dan bahan bakar. Namun warna kehitaman pada knalpot namun tidak basah juga menandakan kondisi mesin tidak beres.

2. Warna ujung knalpot abu-abu atau hitam, kalau pagi hari mengeluarkan air

Air yang keluar dari ujung knalpot adalah hasil kondensasi. Dalam keadaan dingin, akibat perbedaan tekanan, udara (H2O) memenuhi ruangan knalpot. Pagi hari begitu mesin dihidupkan tersembur air lewat knalpot. Hal ini tidak membahayakan mesin.

3. Bila ujung knalpot basah dan menetes sedikit cairan hitam (bukan air)

Bisa jadi karena mesin terlalu boros bensin atau oli. Tanda ini diikuti dengan tenaga mesin kurang, mesin berbunyi ngiklik disertai bau gas buang seperti oli terbakar. Dengan kondisi ini biasanya karena tekanan kompresi sudah rendah, sehingga oli dari ruang karter naik ke ruang bakar tetapi tidak bisa terbakar habis, karena oli ikut dalam campuran bensin dan udara, akibatnya mesin tidak enak, boros bensin, dan oli mesin.

4. Warna ujung knalpot hitam dan meneteskan oli

Ring piston dan piston sudah kocak sehingga oli ikut tertekan ke ruang bakar. Kompresinya mungkin tinggal 75%. Setiap 1.000 km harus menambah oli 35% dari ukuran full. Mobil seperti ini harus segera diperbaiki, kalau dibiarkan terus dapat merembet ke bagian lain, krus as rusak dan mempercepat ausnya sulingan (rocker arm shaft) dan bushing rocker arm. Jika dijalankan tenaga mesin terasa berkurang dan kasar. (oto.co.id/E-5)

Be Sociable, Share!

Kirim ke Teman Cetak Artikel Ini

INFO TERKAIT

  • Mengenal Macam-macam Mesin Diesel
    [ Thursday, 14 Aug 2008 - 16 : 50 | 0 comments | 1847 views ]
    Mesin diesel, jika dilihat dari bentuk ruang bakarnya terdiri atas dua bagian, yaitu mesin dengan ruang bakar langsung dan ruang...
  • Melindungi Ujung Knalpot dari Karat
    [ Monday, 16 Apr 2007 - 12 : 39 | 0 comments | 1058 views ]
    Apalagi pada musim hujan, genangan air dan banjir bisa memicu timbulnya karat pada ujung knalpot Bagian knalpot yang sering terserang karat...
  • Waspadai Bau Oli Terbakar
    [ Saturday, 20 Dec 2008 - 22 : 58 | 0 comments | 1001 views ]
    KENDARAAN patut dikontrol bau asapnya. Salah satu pertanda terjadinya kerusakan pada komponen kendaraan adalah terciumnya sesuatu yang terbakar. Contohnya seperti...
  • Mengusir Karat di Leher Knalpot
    [ Friday, 15 Oct 2010 - 20 : 37 | 0 comments | 747 views ]
    Pernahkah Anda memperhatikan leher knalpot kendaraan Anda. Tak jarang disana terdapat karat yang mengendap. Jika endapan ini dibiarkan saja, bisa...
  • Jika Mobil Mogok Saat Melewati Banjir
    [ Monday, 6 Feb 2012 - 7 : 13 | 0 comments | 276 views ]
    Meskipun sudah berhati-hati ketika melintasi daerah yang tergenang air, ada kalanya kendaraan mogok karena air terlanjur masuk ke mesin. Masuknya...


Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Get Adobe Flash player