Home » Ototips

Jika Kemudi Terasa Berat

Thursday, 23 October 2008 - 13:32 1,673 views No Comment

Andaikan saja setiap pengemudi lebih sensitif dengan kendaraan yang dikemudikannya, mungkin tak perlu menunggu hingga kerusakannya parah. Pasalnya, ada banyak cara untuk mendeteksi gangguan yang bisa dirasakan dari beberapa komponen kendaraan, antara lain lewat kemudi yang terasa lebih berat dari biasanya.

Contoh yang paling mudah adalah jika setir terasa lebih berat dari biasanya, terutama jika digunakan untuk berbelok atau saat akan memarkirkan kendaraan. Jika hal ini yang terjadi, cobalah periksa tekanan angin pada ban. Beratnya setir bisa disebabkan tekanan angin pada ban kurang, sehingga menyulitkan pergerakan.

Tekanan angin pada ban memang harus selalu dijaga komposisinya, baik ban di bagian depan maupun belakang yang bisa disesuaikan dengan buku manual dari masing-masing kendaraan. Jika didiamkan, bukan tidak mungkin hal tersebut akan memperbesar masalah pada ban, mulai dari tapak ban yang cepat aus hingga terjadi kebocoran di saat yang tidak tepat.

Kalau kemudi terasa berat dan disertai dengan gerakan kemudi yang tidak stabil atau tidak mau kembali ke posisi awal setelah dibelokkan, hal itu merupakan tanda bahwa mobil harus segera melakukan spooring dan balancing. Demikian pula jika kemudi terasa tidak stabil, melayang, atau terasa membuang ke satu arah.

Perawatan pada bagian roda ini pun harus dilakukan secara berkala, di mana spooring bertujuan untuk menyelaraskan antara posisi roda kanan dan kiri agar tidak limbung atau berat sebelah. Sementara balancing bertujuan agar roda belakang paralel dengan roda depan. Kondisi ini dapat menjaga usia ban sehingga tidak cepat aus dan tidak mengganggu kestabilannya.

Di samping itu, kemudi yang terasa lebih berat dari biasanya juga bisa disebabkan terjadinya kebocoran minyak pada komponen power steering. Hal ini bisa diketahui dengan melihat adanya tetesan minyak di bagian bawah mesin atau memerhatikan kondisi pompa.

Yang jelas, jika kemudi terasa ringan, berkendara pun terasa lebih nyaman karena tak perlu mengeluarkan otot untuk melakukan manuver, terlebih saat memarkirkan kendaraan. [Berbagai sumber/L-11]

Be Sociable, Share!

Kirim ke Teman Cetak Artikel Ini

INFO TERKAIT

  • Merawat Power Steering
    [ Sunday, 19 Oct 2008 - 11 : 58 | 0 comments | 1671 views ]
    Kalau saja teknologi hidraulik belum ditemukan mungkin kenyamanan mengemudi tidak seperti apa yang dirasakan para pemilik kendaraan saat ini. Dengan...
  • Gangguan pada Setir
    [ Thursday, 18 Dec 2008 - 21 : 10 | 0 comments | 2012 views ]
    GANGGUAN pada kemudi dapat mengurangi kenyamanan waktu mengendarai mobil. Mengetahui lebih dini gangguan pada sistem kemudi akan mengurangi kerugian lebih...
  • Merawat Mobil Pascabanjir
    [ Friday, 23 Jan 2009 - 20 : 27 | 0 comments | 637 views ]
    Dalam satu bulan terakhir, beberapa daerah di Indonesia dilanda banjir. Jalanan bak sungai di tengah kota karena limpasan air yang...
  • Memeriksa Sistem Suspensi dan Kemudi
    [ Monday, 26 Jan 2009 - 6 : 18 | 0 comments | 1961 views ]
    SISTEM suspensi dan kemudi wajib dirawat dan diperhatikan secara rutin. Maklum, masalah yang muncul pada sistem itu biasanya muncul sedikit-sedikit...
  • Jangan Anggap Remeh Jika Steer Bergetar
    [ Saturday, 14 May 2011 - 19 : 15 | 0 comments | 700 views ]
    Beberapa kesalahan pengendara terhadap perawatan kendaraan di antaranya adalah sikap menganggap remeh gejala-gejala yang sebenarnya dapat memicu kerusakan lebih serius....


Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Get Adobe Flash player