Home » Ototips

Ingin AC Mobil Awet, Nyalakan Saat RPM Rendah

Wednesday, 19 November 2008 - 8:22 939 views No Comment

AIR conditioner (AC) atau pendingin pada mobil, sangat penting manfaatnya terutama di perkotaan yang kondisi jalannya kerap macet. Untuk itu cara penggunaannya pun perlu diperhatikan agar AC tidak mudah rusak.

AstraWorld berbagi tips saat yang tepat mengaktifkan AC. Bila kita ingin menghidupkan AC mobil, lakukanlah pada saat posisi rotation per minute (RPM) rendah. Posisi rendah ada pada saat mesin idle atau pedal gas tidak diinjak.

Langkah seperti ini perlu dilakukan bila ingin merawat AC. Alasannya, sangat sederhana., yaitu, untuk menghindari gesekan yang terlalu keras antara pulley dan pressure plate (plat penekan) pada kompresor AC.

Pulley dan pressure plate memang menjadi komponen yang sangat penting dalam sistem kerja AC. Pressure plate adalah komponen yang bertugas sebagai penghubung sehingga poros kompresor AC dapat berputar. Tugas sebagai penghubung itu baru bisa dijalankan setelah pressure plate menempel ke pulley. Pressure plate ini akan mendekati (sampai melekat) ke pulley ketika kita menghidupkan AC.

Masalahnya, pulley adalah komponen yang selalu berputar selama mesin hidup. Dan, putaran pulley itu berubah-ubah. Kadang cepat, kadang lambat. Tinggi rendahnya putaran pulley tergantung kerja mesin. Pulley akan berputar cepat ketika putaran mesin per menit (RPM) tinggi. Sebaliknya, lambat saat putaran mesin per menit rendah.

Dari cara kerja itu kita bisa memperkirakan, kapan waktu yang tepat untuk menempelkan pressure plate ke pulley. Dan kita pun bisa membayangkan apa yang terjadi bila kita menempelkan pressure plate pada saat putarannya sangat kencang. Pada putaran kencang, gesekan antara permukaan pressure plate dan pulley akan sangat keras. Bila kebiasaan ini terus terulang, permukaan gesek dua komponen ini akan cepat aus.

Bila sudah terlanjur aus, efek berikutnya cukup merepotkan, yaitu tenaga putar mesin tak dapat diteruskan secara maksimal ke kompresor AC. Kondisi ini biasa disebut slip. Ada dua dampak lanjutan yang dirasakan bila terjadi slip. Pertama, AC terasa kurang dingin. Kedua, terdengar suara berisik pada kompresor AC.
(ton)

Be Sociable, Share!

Kirim ke Teman Cetak Artikel Ini

INFO TERKAIT

  • Mencari Penyebab Mesin Panas
    [ Tuesday, 19 Aug 2008 - 9 : 06 | 0 comments | 3790 views ]
    Panas mesin yang berlebihan (overheat) jelas membuat performa mobil terganggu dan bahkan bisa terancam kerusakan fatal. Namun, sebelum hal tersebut...
  • Memperpanjang Umur AC
    [ Sunday, 9 Nov 2008 - 19 : 07 | 0 comments | 1078 views ]
    Bila Anda ingin menghidupkan AC mobil, lakukanlah pada saat RPM rendah. Posisi RPM (rotation per minute) rendah ada pada saat...
  • Jika Mesin Tak Kuat Saat AC Dihidupkan
    [ Thursday, 27 Aug 2009 - 19 : 40 | 0 comments | 1766 views ]
    menyalakan mesin Suhu di Indonesia lumayan panas. Karena itu, bagi para pengendara, Air Condition (AC) sudah menjadi kelengkapan standar. Tak akan terasa...
  • Beri Perhatian Khusus agar Timing Belt Tidak Mudah Putus
    [ Friday, 16 Oct 2009 - 7 : 54 | 0 comments | 1868 views ]
    timing belt Dampak yang kita alami akibat timing belt putus sangat tidak mengenakkan. Jika kondisi itu terjadi ketika mobil tengah kita kendarai...
  • Mesin prima, AC dingin
    [ Tuesday, 27 Oct 2009 - 8 : 26 | 0 comments | 891 views ]
    mesin AC Suhu di Indonesia lumayan panas. Karena itu, bagi para pengendara, air condition (AC) sudah menjadi kelengkapan standar. Tidak akan terasa...


Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Get Adobe Flash player