Home » Ototips

Hati-hati di Musim Hujan

Friday, 15 February 2008 - 9:54 647 views No Comment

Musim hujan selalu berkait dengan munculnya ancaman keselamatan mengemudi. Ancaman tersebut bisa datang karena kesalahan Anda mengemudi. Faktor lebatnya hujan, licinnya jalan, dan kesalahan mengoperasikan mobil bisa saja menjadi penyebab utama munculnya kecelakaan di musim penghujan itu. Sementara, bila mengemudi dengan hati-hati di bawah guyuran hujan ternyata juga tidak menjamin keamanan Anda berkendara. Soalnya kecelakaan dapat pula terjadi akibat kelalaian dan kecerobohan pengemudi lain. Ini paling sering terjadi di jalan tol.

Memosisikan mobil secara tepat, cara mengemudi andal, serta waspada terhadap kemungkinan munculnya kelalaian pengemudi lain jelas menjadi bagian yang harus dikuasai. Berikut ini sejumlah saran yang perlu diperhatikan.

Melayang setelah hujan turun
Sesaat hujan turun, apalagi cuaca baru saja terik, jalanan beraspal akan terasa amat licin. Jauh lebih licin dibanding setelah hujan lebat turun dalam waktu lama. Kondisi amat licin sesaat hujan turun itu akan membawa munculnya hydroplaning, yaitu berkurangnya daya cengkeram ban terhadap jalan. Akibatnya mobil yang berlari kencang (kecepatan di atas 80 km/jam) tiba-tiba akan terasa melayang.

Mengahadapi kondisi ini, apalagi bila sedang melaju di jalan tol, jangan sekali-kali melakukan pengereman secara mendadak. Turunkan kecepatan mobil dan susul dengan menurunkan posisi perneling ke gigi lebih rendah hingga didapat efek engine brake (pengurangan kecepatan karena turunnya putaran mesin).

Baru setelah kembali didapat daya cengkram, mobil bisa saja dilarikan lebih kencang. Bila itu menjadi pilihan, yakinkan ukuran ban mobil bersangkutan cukup lebar (radial). Melaju cukup kencang di bawah guyuran hujan perlu kemampuan mengemudi yang lebih. Bila tidak memiliki keahlian itu, lebih baik melajukan mobil perlahan dan biarkan posisi persneling paling tinggi pada tingkat empat percepatan (bila mobil bersistem lima percepatan).

Jaga posisi dan jarak mobil
Bagi lalu lintas padat memang tak mudah untuk menjaga jarak aman terhadap kendaraan lain. Apalagi bagi kondisi kota besar yang belakangan dipenuhi pula oleh sepeda motor. Namun, pengemudi tetap harus memperhitungkan tingkat reflek mata dan gerakan tubuh terhadap jarak mobilnya dengan kendaraan lain. Rata-rata kemampuan reflek pengemudi bereaksi terhadap ancaman tabrakan adalah kurang dari tiga detik. Maka posisikan kendaraan pada jarak di mana masih bisa menghindari petaka (dalam tiga detik) bila muncul kendaraan lain yang membahayakan.

Jangan nyalakan lampu hazard
Pengemudi yang menyalakan lampu hazard kala hujan lebat, baik di jalan biasa maupun tol, adalah perbuatan bodoh dan salah. Lampu hazard hanya difungsikan bila mobil mengalami kedaruratan. Ini biasanya identik dengan mogok dan berhenti di sisi jalan.

Menghadapi mobil yang menyalakan hazard dengan tetap melaju, ada baiknya diberi peringatan melalui kedipan lampu. Atau ikuti terus dengan memberi sorot lampu besar ke arah mobilnya. Bila mobil bersangkutan tak juga mengerti tanda itu, waspada, karena bisa saja mobil di depan langsung berbelok ke kanan atau kekiri tanpa bisa memberi sinyal melalui lampu sein (karena dua seinnya nyala berkedip akibat hazard difungsikan).
( bid/berbagai sumber )

Be Sociable, Share!

Kirim ke Teman Cetak Artikel Ini

INFO TERKAIT

  • Adab Menyalakan Lampu Hazard
    [ Tuesday, 19 Aug 2008 - 10 : 17 | 0 comments | 1005 views ]
    Saat mengemudi pada cuaca hujan apalagi kian deras di jalanan tol siapa pun bakal merasa terganggu dengan nyala lampu hazard...
  • Hujan bukan halangan
    [ Monday, 2 Feb 2009 - 20 : 54 | 0 comments | 632 views ]
    hujan Bagi sebagian besar pengendara mobil, cuaca hujan sungguh sangat tidak menyenangkan, karena hujan, apalagi dalam intensitas yang besar, bisa mengganggu...
  • Satu Kebiasaan Kurang Tepat Terkait Lampu Hazard
    [ Tuesday, 10 Aug 2010 - 21 : 51 | 0 comments | 1546 views ]
    Maksud hati sih ingin memberi tahu posisi mobil kepada pengendara lain. Maka, ketika berkendara di bawah guyuran hujan lebat atau...
  • Lampu Tanda Darurat (Hazard) dan Penggunaannya
    [ Friday, 21 Oct 2011 - 13 : 39 | 0 comments | 386 views ]
    Musim hujan telah tiba, hal ini ditandai dengan meningkatnya intensitas hujan di beberapa tempat. Jika hujan turun dengan lebatnya, maka...
  • Berkendara Aman Saat Hujan Menghadang
    [ Friday, 13 Jan 2012 - 10 : 22 | 0 comments | 235 views ]
    DI awal tahun 2012, curah hujan semakin tinggi dan hampir setiap hari turun hujan. Pekan lalu AstraWorld telah memberikan tips...


Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

Get Adobe Flash player