<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pusat Mobil Online &#187; Ototips</title>
	<atom:link href="http://www.pusat-mobil.net/category/home/ototips/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.pusat-mobil.net</link>
	<description>Iklan Mobil Gratis, Ototips, Otosports, dan Berita Seputar Mobil</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 00:13:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Jika Mobil Mogok Saat Melewati Banjir</title>
		<link>http://www.pusat-mobil.net/jika-mobil-mogok-saat-melewati-banjir/</link>
		<comments>http://www.pusat-mobil.net/jika-mobil-mogok-saat-melewati-banjir/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 00:51:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ototips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pusat-mobil.net/?p=9975</guid>
		<description><![CDATA[Meskipun sudah berhati-hati ketika melintasi daerah yang tergenang air, ada kalanya kendaraan mogok karena air terlanjur masuk ke mesin. Masuknya air ke mesin terjadi karena genangan air yang makin tinggi, kondisi jalan yang tidak rata dan ombak dari kendaraan lain. Agar kerusakan mesin tidak bertambah berat, berikut ini AstraWorld akan memberikan beberapa poin penting yang perlu dilakukan ketika menghadapi situasi mobil yang mogok setelah melewati banjir.
Pindahkan mobil ke tempat yang kering dan jangan mencoba “menstarter” sebelum melakukan pengecekan komponen vital mesin. Jika Anda memaksa “menstarter” sementara air terlanjur masuk ke ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2012/02/Melewati-Banjir.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-9976" title="Melewati Banjir" src="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2012/02/Melewati-Banjir-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a>Meskipun sudah berhati-hati ketika melintasi daerah yang tergenang air, ada kalanya kendaraan mogok karena air terlanjur masuk ke mesin. Masuknya air ke mesin terjadi karena genangan air yang makin tinggi, kondisi jalan yang tidak rata dan ombak dari kendaraan lain. Agar kerusakan mesin tidak bertambah berat, berikut ini AstraWorld akan memberikan beberapa poin penting yang perlu dilakukan ketika menghadapi situasi mobil yang mogok setelah melewati banjir.</p>
<p>Pindahkan mobil ke tempat yang kering dan jangan mencoba “menstarter” sebelum melakukan pengecekan komponen vital mesin. Jika Anda memaksa “menstarter” sementara air terlanjur masuk ke dalam mesin, akan mengakibatkan piston pecah atau bengkoknya stang piston.</p>
<p>Periksalah saringan udara apakah kondisinya basah atau kering. Apabila basah, kemungkinan air sudah masuk ke dalam mesin. Oleh karena itu keluarkan air di mesin dengan cara melepas semua busi lalu starter mesin.</p>
<p>Cek terminal busi apakah basah atau kering. Apabila basah, keringkan dengan kain lap atau tisu sampai benar-benar kering agar tidak terjadi hubungan arus pendek (korslet) saat mesin dihidupkan.</p>
<p>Cek kondisi oli mesin, oli transmisi, dan gardan (jika memungkinkan). Apakah volumenya bertambah atau berubah warnanya. Jika ketinggian pada stik oli melebihi ketinggian maksimal, ada kemungkinan air masuk ke saluran oli dengan kapasitas yang cukup banyak. Sedangkan dari sisi warna, normalnya oli berwarna coklat kehitaman. Jika warnanya seperti kopi susu atau hitam keputihan berarti oli sudah tercampur dengan air. Apabila oli sudah bercampur air, sebaiknya jangan menghidupkan mesin sebelum mengganti oli mesin atau oli transmisi. Untuk transmisi manual dan gardan yang tidak mempunyai stik pengukur kuantitas oli, lakukan pengecekan di bengkel resmi terdekat.</p>
<p>Cek komputer (ECU) jika banjir cukup tinggi sampai merendam tempat duduk. Dalam kondisi basah, lepas dan keringkan komputer (ECU), misalnya dengan bantuan pengering rambut, sebelum menghidupkan mesin. Dari hasil pengecekan komponen vital di atas, jika hasilnya banyak yang bermasalah sebaiknya bawa kendaraan Anda ke bengkel resmi terdekat. Jangan memaksa untuk menghidupkan mesin di lokasi karena akan menambah risiko pada kendaraan dan menambah biaya perbaikan.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.astraworld.com/" target="_blank">Aspira</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pusat-mobil.net/jika-mobil-mogok-saat-melewati-banjir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Agar Tak Khawatir Melewati Genangan Air</title>
		<link>http://www.pusat-mobil.net/agar-tak-khawatir-melewati-genangan-air/</link>
		<comments>http://www.pusat-mobil.net/agar-tak-khawatir-melewati-genangan-air/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2012 02:12:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ototips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pusat-mobil.net/?p=9951</guid>
		<description><![CDATA[Intensitas hujan belakangan ini semakin tinggi dan mengakibatkan genangan air dibeberapa lokasi. Hal ini sebaiknya menjadi perhatian khusus bagi pengendara yang akan menerobos genangan air. Jika tidak berhati-hati, air dapat masuk ke dalam mesin dan mengakibatkan kerusakan serius di mesin serta perangkat lain. Berikut ini hal-hal yang perlu Anda perhatikan saat melewati genangan air untuk mengurangi risiko air masuk ke dalam mesin.
1. Prediksi kedalaman genangan air. Caranya dengan melihat kendaraan di depan Anda. Jika ketinggian air melebihi setengah ukuran roda kendaraan sejenis, lebih baik cari alternatif jalan lainnya.
2. Ketinggian lubang ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2012/01/Agar-Tak-Khawatir-Melewati-Genangan-Air.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-9952" title="Agar Tak Khawatir Melewati Genangan Air" src="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2012/01/Agar-Tak-Khawatir-Melewati-Genangan-Air-300x223.jpg" alt="" width="300" height="223" /></a>Intensitas hujan belakangan ini semakin tinggi dan mengakibatkan genangan air dibeberapa lokasi. Hal ini sebaiknya menjadi perhatian khusus bagi pengendara yang akan menerobos genangan air. Jika tidak berhati-hati, air dapat masuk ke dalam mesin dan mengakibatkan kerusakan serius di mesin serta perangkat lain. Berikut ini hal-hal yang perlu Anda perhatikan saat melewati genangan air untuk mengurangi risiko air masuk ke dalam mesin.</p>
<p><strong>1. Prediksi kedalaman genangan air</strong>. Caranya dengan melihat kendaraan di depan Anda. Jika ketinggian air melebihi setengah ukuran roda kendaraan sejenis, lebih baik cari alternatif jalan lainnya.</p>
<p><strong>2. Ketinggian lubang saringan udara di mesin</strong>. Tugas saringan udara adalah mengambil udara dari luar yang masuk ke mesin, dan menghasilkan hisapan yang besar. Jadi saat melewati genangan air pastikan jangan sampai ketinggian air melewati ketinggian saringan udara. Jika air masuk ke mesin dapat mengakibatkan kerusakan pada mesin.</p>
<p><strong>3. Jalankan kendaraan secara perlahan dan jaga rpm mesin tidak terlalu tinggi (1500 – 2500 RPM)</strong>. Tujuannya agar tidak terjadi hisapan yang terlalu besar pada ujung lubang saringan udara sehingga air tidak ikut terhisap masuk ke dalam mesin. Selama mesin hidup, jangan takut air masuk dari knalpot karena adanya tekanan gas buang kendaraan.</p>
<p><strong>4. Gelombang air</strong>. Waspadalah terhadap gelombang air yang diakibatkan kendaraan lain yang melintas terutama kendaraan besar dari arah berlawanan. Gelombang air dari kendaraan lain bisa saja masuk ke mesin dan merusak mobil Anda.</p>
<p><strong>5. Lakukan pengeringan rem dan kopling</strong>. Setelah melewati genangan air, lakukan pengeringan rem dengan cara menginjak rem dengan kaki kiri secara perlahan dan kaki kanan tetap di posisi pedal gas sehingga kendaraan masih tetap bisa melaju perlahan. Kopling dikeringkan dengan cara menekan pedal gas sehingga rpm menunjukkan angka 3000, lalu injak – lepas pedal kopling berulang-ulang untuk menghindari kejadian kopling lengket dikemudian hari.</p>
<p><strong>6. Jangan coba menstarter kembali jika kendaraan tiba-tiba mogok ketika melewati genangan</strong>. Hal ini akan merusak mesin jika ada air yang masuk kedalam silinder.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.astraworld.com/" target="_blank">Aspira</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pusat-mobil.net/agar-tak-khawatir-melewati-genangan-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Boleh Saja Tidur di Mobil, Asal….</title>
		<link>http://www.pusat-mobil.net/boleh-saja-tidur-di-mobil-asal/</link>
		<comments>http://www.pusat-mobil.net/boleh-saja-tidur-di-mobil-asal/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jan 2012 14:34:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ototips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pusat-mobil.net/?p=9915</guid>
		<description><![CDATA[Mengantuk saat mengendarai mobil sangat berbahaya. Bila posisi kemudi tidak mungkin diserahkan kepada orang lain, sementara mata benar-benar sudah tak tahan untuk kita gunakan dalam memonitor kondisi jalan, lebih baik istirahat saja sejenak.
Istirahat atau tidur di mobil juga bisa menjadi langkah cerdas dalam mengatasi kondisi jalan yang sering dilanda macet. Daripada mobil terjebak antrian panjang, lebih baik keluar dari jalur sejenak dan menepi di tempat aman. Bahan bakar bisa lebih hemat, kita pun dapat memanfaatkan waktu untuk sekadar membaca-baca atau bahkan tidur di dalam mobil.
Namun, tidak asal tidur. Berikut ini ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2012/01/Tidur-di-Mobil.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-9916" title="Tidur di Mobil" src="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2012/01/Tidur-di-Mobil-300x184.jpg" alt="" width="300" height="184" /></a>Mengantuk saat mengendarai mobil sangat berbahaya. Bila posisi kemudi tidak mungkin diserahkan kepada orang lain, sementara mata benar-benar sudah tak tahan untuk kita gunakan dalam memonitor kondisi jalan, lebih baik istirahat saja sejenak.</p>
<p>Istirahat atau tidur di mobil juga bisa menjadi langkah cerdas dalam mengatasi kondisi jalan yang sering dilanda macet. Daripada mobil terjebak antrian panjang, lebih baik keluar dari jalur sejenak dan menepi di tempat aman. Bahan bakar bisa lebih hemat, kita pun dapat memanfaatkan waktu untuk sekadar membaca-baca atau bahkan tidur di dalam mobil.</p>
<p>Namun, tidak asal tidur. Berikut ini poin-poin yang seharusnya diperhatikan bila ingin tidur di dalam mobil:</p>
<p><strong>1. Carilah tempat parkir yang aman</strong>. Letak yang paling tepat adalah yang jauh dari ancaman aksi kriminalitas. Pilih lokasi yang tidak terlalu sepi. Minimal, lokasi yang membuat pelaku kriminal berpikir ulang bila hendak berbuat jahat terhadap kita maupun mobil kita.</p>
<p><strong>2. Setelah menemukan tempat yang tepat</strong>, jangan lupa mengaktifkan rem tangan saat parkir. Hal ini perlu kita lakukan supaya mobil tidak bergeser pada saat kita tertidur di dalamnya.</p>
<p><strong>3. Matikan mesin mobi</strong>l. Jangan meniru sikap salah yang masih sering dilakukan pengendara yang ingin tidur di mobilnya: karena tetap ingin mengaktifkan AC, mesin mobil tidak dimatikan. Padahal, mesin yang hidup itu bisa membahayakan. Terutama, bila ada gas buang yang masuk ke dalam kabin. Seperti kita ketahui, gas buang mengandung karbonmonoksida (CO). Polutan ini tidak menimbulkan bau, tidak kasat mata dan bila terhirup akan membuat tubuh lemas, tidur terasa lebih pulas. Yang lebih mengerikan, bila terhirup dalam jumlah yang sangat banyak, bisa mengakibatkan kematian.</p>
<p><strong>4. Untuk mengantisipasi suasana yang kurang nyaman karena AC mobil juga harus dimatikan</strong>, turunkan sedikit kaca mobil di posisi Anda tertidur. Tujuannya, sebagai celah untuk membantu sirkulasi udara dari dalam dan luar kabin. Hati-hati, celahnya tidak usah terlalu lebar, untuk mencegah orang luar berbuat jahat terhadap kita maupun mobil kita. Tentu saja, pintu harus dalam posisi terkunci.</p>
<p><strong>5. Atur posisi tidur senyaman mungkin</strong>. Terutama, dengan memperhatikan kesehatan tulang punggung. Ratakan semaksimal mungkin kursi agar punggung berada pada posisi lurus, tidak tertekuk dan punggung tidak menahan beban berlebihan.</p>
<p><strong>6. Terakhir</strong>, supaya tidur di mobil tidak memakan waktu lama, jangan lupa mengaktifkan alarm supaya kita terbangun pada waktu yang telah kita rencanakan.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.astraworld.com/" target="_blank">Aspira</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pusat-mobil.net/boleh-saja-tidur-di-mobil-asal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berkendara Aman Saat Hujan Menghadang</title>
		<link>http://www.pusat-mobil.net/berkendara-aman-saat-hujan-menghadang/</link>
		<comments>http://www.pusat-mobil.net/berkendara-aman-saat-hujan-menghadang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2012 03:59:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ototips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pusat-mobil.net/?p=9872</guid>
		<description><![CDATA[DI awal tahun 2012, curah hujan semakin tinggi dan hampir setiap hari turun hujan. Pekan lalu AstraWorld telah memberikan tips bagaimana mempersiapan kondisi mobil dalam menghadapi musim hujan. Setelah mobil siap, sekarang saatnya menyiapkan cara berkendara dari sisi pengemudi saat hujan menghadang dalam perjalanan.
Pertama, jaga jarak dengan kendaraan di depan. Jika harus mengurangi kecepatan kendaraan, lakukan secara bertahap dan jangan mengerem mendadak. Hal ini dikarenakan jalan yang terkena air hujan pertama kali akan membuat kotoran di jalan naik ke permukaan dan lebih licin saat ditapak ban.
Kedua, nyalakan wiper sesuai dengan ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2012/01/Berkendara-Aman-Saat-Hujan-Menghadang.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-9873" title="Berkendara Aman Saat Hujan Menghadang" src="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2012/01/Berkendara-Aman-Saat-Hujan-Menghadang-300x186.jpg" alt="" width="300" height="186" /></a>DI</strong> awal tahun 2012, curah hujan semakin tinggi dan hampir setiap hari turun hujan. Pekan lalu AstraWorld telah memberikan tips bagaimana mempersiapan kondisi mobil dalam menghadapi musim hujan. Setelah mobil siap, sekarang saatnya menyiapkan cara berkendara dari sisi pengemudi saat hujan menghadang dalam perjalanan.</p>
<p><strong>Pertama</strong>, jaga jarak dengan kendaraan di depan. Jika harus mengurangi kecepatan kendaraan, lakukan secara bertahap dan jangan mengerem mendadak. Hal ini dikarenakan jalan yang terkena air hujan pertama kali akan membuat kotoran di jalan naik ke permukaan dan lebih licin saat ditapak ban.</p>
<p><strong>Kedua</strong>, nyalakan wiper sesuai dengan besarnya hujan yang turun. Untuk menjaga kaca depan tetap bersih, terang, dan jarak pandang tetap maksimal, tambahkan cairan khusus pembersih kaca di tabung air wiper.</p>
<p><strong>Ketiga</strong>, nyalakan lampu kecil jika hujannya tidak terlalu deras, dan nyalakan lampu besar apabila hujannya sangat deras. Menyalakan lampu penting untuk menambah jarak pandang dan membantu penglihatan pengendara lainnya. Perlu diingat, <em><strong>jangan menyalakan lampu hazard</strong></em> (tanda bahaya) saat hujan karena akan membingungkan pengendara lain di belakang mobil Anda.</p>
<p><strong>Keempat</strong>, jaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Saat jalanan basah setelah diguyur hujan maka jarak pengereman bertambah jauh dibandingkan saat jalan kering. Karena itulah jarak antar kendaraan harus dijaga lebih jauh. Di sisi lain juga untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diiginkan, misalnya apabila kendaraan depannya terperosok ke lubang maka kendaraan di belakang dapat mengerem atau menghindari lubang.</p>
<p><strong>Kelima</strong>, hindari jalan yang tergenang air karena kemungkinan kendaran mengalami aquaplaning (melayang di atas air) sehingga kendaraan tergelincir atau keluar jalur. Pilih jalur sebelah kanan yang biasanya lebih tinggi dibandingkan jalur sebelah kiri. Jika harus melewati jalan yang tergenang, usahakan jangan memacu kendaraan terlalu kencang agar pejalan kaki atau pengendara lain tidak terkena cipratan air.</p>
<p>Keenam, selalu waspada terhadap kemungkinan tumbangnya pepohonan atau benda lainnya. Terutama saat kondisi hujan disertai dengan angin yang kencang.</p>
<p>Demikian tips yang perlu dilakukan agar berkendara tetap aman dan nyaman walaupun di tengah guyuran hujan.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.astraworld.com/" target="_blank">Aspira</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pusat-mobil.net/berkendara-aman-saat-hujan-menghadang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan Sering Membuka Tutup Radiator</title>
		<link>http://www.pusat-mobil.net/jangan-sering-membuka-tutup-radiator/</link>
		<comments>http://www.pusat-mobil.net/jangan-sering-membuka-tutup-radiator/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Dec 2011 10:14:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ototips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pusat-mobil.net/?p=9732</guid>
		<description><![CDATA[Ini peringatan sederhana yang disampaikan Emergency Roadside Assistance (ERA) AstraWorld. Sebaiknya, tutup radiator memang tidak terlalu sering dibuka tutup. Buka tutup cukup dilakukan pada saat menguras air radiator. Sebab, terlalu sering membuka tutup radiator akan memperbesar peluang tutup radiator rusak.
Bila terjadi kerusakan pada tutup radiator, otomatis kerja komponen ini terganggu. Salah satu kemungkinan yang muncul kemudian bila tutup radiator rusak adalah overheating, suhu panas mesin berada di atas batas normal.
Kita tentu sudah hapal bila mesin mengalami overheating. Karena panas yang melebihi toleransi, mesin mungkin berbunyi tidak normal, kurang bertenaga, boros ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2011/12/Jangan-Sering-Membuka-Tutup-Radiator.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-9733" title="Jangan Sering Membuka Tutup Radiator" src="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2011/12/Jangan-Sering-Membuka-Tutup-Radiator-300x179.jpg" alt="" width="300" height="179" /></a>Ini peringatan sederhana yang disampaikan Emergency Roadside Assistance (ERA) AstraWorld. Sebaiknya, tutup radiator memang tidak terlalu sering dibuka tutup. Buka tutup cukup dilakukan pada saat menguras air radiator. Sebab, terlalu sering membuka tutup radiator akan memperbesar peluang tutup radiator rusak.</p>
<p>Bila terjadi kerusakan pada tutup radiator, otomatis kerja komponen ini terganggu. Salah satu kemungkinan yang muncul kemudian bila tutup radiator rusak adalah overheating, suhu panas mesin berada di atas batas normal.</p>
<p>Kita tentu sudah hapal bila mesin mengalami overheating. Karena panas yang melebihi toleransi, mesin mungkin berbunyi tidak normal, kurang bertenaga, boros bahan bakar, bahkan mogok di tengah jalan.</p>
<p>Memang ada banyak hal yang menyebabkan overheating. Intinya kondisi tersebut muncul karena sistem pendinginan tidak bekerja dengan baik. Pada beberapa kasus ERA AstraWorld mendapati bahwa overheating berangsur-angsur mencuat karena ada masalah pada tutup radiator.</p>
<p>Dari segi fungsi, tutup radiator memegang peranan yang sama besar dalam hal menjaga temperatur mesin. Komponen inilah yang akan menjaga volume air pada sistem pendingin mesin.</p>
<p>Peran itu dijalankan oleh katup-katup pada tutup radiator. Ada dua katup dalam komponen ini, yaitu: katup tekan dan katup vakum. Kedua katup inilah yang secara bergantian mengeluarkan dan menghisap sehingga air berputar dari tangki reservoir (tangki cadangan) ke radiator.</p>
<p>Nah, kedua katup pada tutup radiator inilah yang kemungkinan besar mengalami kerusakan apabila tutup radiator sering dibuka. Karena kerusakan itu, sirkulasi air kemudian menjadi tidak bagus. Yang lebih buruk lagi, lama kelamaan volume air radiator semakin berkurang karena tumpah keluar melalui tangki reservoir.<br />
Kekurangan jumlah air inilah yang kemudian memicu terjadinya overheating.</p>
<p>Karena itu, untuk mendeteksi terjadinya kerusakan pada tutup radiator bisa dilakukan dengan melihat air pada tangki reservoir. Periksa ketinggian permukaan air pada tangki tersebut. Apabila tangki cadangan selalu penuh (bahkan air keluar dari selang pada tutup tangki reservoir), ini pertanda bahwa tutup radiator sudah perlu diganti.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.astraworld.com/" target="_blank">Aspira</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pusat-mobil.net/jangan-sering-membuka-tutup-radiator/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Agar Terhindar Bahaya Saat Berkendara di Pagi Buta</title>
		<link>http://www.pusat-mobil.net/agar-terhindar-bahaya-saat-berkendara-di-pagi-buta/</link>
		<comments>http://www.pusat-mobil.net/agar-terhindar-bahaya-saat-berkendara-di-pagi-buta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Dec 2011 00:18:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ototips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pusat-mobil.net/?p=9691</guid>
		<description><![CDATA[Bagi yang sering berkendara pada dini hari menjelang pagi, rasanya pernah mengalami kejadian seperti berikut ini: di suatu ruas atau tikungan jalan, tiba-tiba harus ngerem mendadak karena di depan mobil tampak objek yang mengejutkan. Bukan makhluk halus, sesuatu yang mengejutkan itu ternyata para pengguna jalan juga. Mereka menggunakan jalan raya tanpa dilengkapi dengan lampu atau benda yang bisa memantul saat terkena cahaya. Akibatnya, tidak kelihatan dari jarak jauh dan mengejutkan pengendara.
Beberapa diantara pengguna jalan yang sering hilir mudik di saat menjelang pagi adalah orang bersepeda, penjual sayur, maupun orang yang ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2011/12/Agar-Terhindar-Bahaya-Saat-Berkendara-di-Pagi-Buta.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-9692" title="Agar Terhindar Bahaya Saat Berkendara di Pagi Buta" src="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2011/12/Agar-Terhindar-Bahaya-Saat-Berkendara-di-Pagi-Buta.jpg" alt="" width="291" height="200" /></a>Bagi yang sering berkendara pada dini hari menjelang pagi, rasanya pernah mengalami kejadian seperti berikut ini: di suatu ruas atau tikungan jalan, tiba-tiba harus ngerem mendadak karena di depan mobil tampak objek yang mengejutkan. Bukan makhluk halus, sesuatu yang mengejutkan itu ternyata para pengguna jalan juga. Mereka menggunakan jalan raya tanpa dilengkapi dengan lampu atau benda yang bisa memantul saat terkena cahaya. Akibatnya, tidak kelihatan dari jarak jauh dan mengejutkan pengendara.</p>
<p>Beberapa diantara pengguna jalan yang sering hilir mudik di saat menjelang pagi adalah orang bersepeda, penjual sayur, maupun orang yang sedang jogging. Di suasana yang masih gelap, posisi mereka tidak terlalu kelihatan. Apalagi seandainya jalan tersebut tidak dilengkapi lampu penerangan yang memadai dan ditambah setting-an lampu mobil yang terlalu menunduk sehingga mempengaruhi kemampuan pengemudi mengontrol jalan.</p>
<p>Karena itu, berkendara pada dini hari menjelang pagi memerlukan kewaspadaan khusus. Meskipun jalan tampak lengang, tetaplah waspada. Siapa tahu di depan kita ada objek-objek yang baru terlihat jelas ketika jaraknya hanya tinggal 5 meter lagi dari mobil kita. Jika tidak sigap, bisa saja terjadi senggolan, bahkan tabrakan yang memakan korban di kedua belah pihak.</p>
<p>Kasus seperti ini biasanya terjadi di jalan-jalan kecil, dekat perumahan. Agar lebih aman ketika berkendara saat dini hari menjelang pagi, berikut ini poin-poin yang sebaiknya kita perhatikan:</p>
<p>1. Atur kecepatan. Meskipun kondisi kelihatan sepi, tetap waspada bila sewaktu-waktu tampak pengguna jalan di jalur yang akan kita lewati.<br />
2. Bila ragu, sesekali nyalakan lampu dim agar sorotan lampu bisa menjangkau jarak yang lebih jauh.<br />
3. Periksa lampu mobil Anda. Atur agar setting-annya tepat sehingga membantu kita dalam mengontrol kondisi jalan. Untuk mengaturnya, minta saja bantuan mekanik di bengkel.<br />
4. Selain menabrak pengguna jalan lain, berkendara saat pagi buta di jalan-jalan kecil juga berpotensi membuat mobil terperosok ke got. Terutama, bila pengendara kesulitan mengukur letak saluran got terbuka karena kondisi jalan yang gelap. Cara menghindarinya, jadikanlah batas tengah jalan sebagai patokan supaya mobil tidak terlalu mepet ke kiri.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.astraworld.com/" target="_blank">Aspira</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pusat-mobil.net/agar-terhindar-bahaya-saat-berkendara-di-pagi-buta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Beli Mobil Bekas, Harus Banyak Tanya</title>
		<link>http://www.pusat-mobil.net/beli-mobil-bekas-harus-banyak-tanya/</link>
		<comments>http://www.pusat-mobil.net/beli-mobil-bekas-harus-banyak-tanya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Nov 2011 03:46:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ototips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pusat-mobil.net/?p=9612</guid>
		<description><![CDATA[Berburu mobil bekas memang gampang-gampang susah. Pasalnya, setiap mobil bekas yang akan dijual pasti sudah dalam kondisi ‘rapi’, dan tidak jarang mobil tersebut memiliki kerusakan pada sektor lain.
Agar tidak salah pilih, ada beberapa tips untuk menentukan pilihan mobil mana yang akan dipilih. Herjanto Kosasih, Senior Marketing Manager Bursa Mobil WTC Mangga Dua memberikan beberapa tips dalam memilih mobil bekas.
“Sebagai calon konsumen tidak ada salahnya bila kita banyak bertanya mengenai kondisi mobil. Banyak hal yang bisa ditanyakan kepada penjual, seperti siapa pengguna terdahulu, kelengkapan surat-surat, kelengkapan detail mobil dan sebagainya. Kuncinya ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2011/11/Mobil-Bekas.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-9613" title="Mobil Bekas" src="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2011/11/Mobil-Bekas.jpg" alt="" width="297" height="200" /></a>Berburu mobil bekas memang gampang-gampang susah. Pasalnya, setiap mobil bekas yang akan dijual pasti sudah dalam kondisi ‘rapi’, dan tidak jarang mobil tersebut memiliki kerusakan pada sektor lain.</p>
<p>Agar tidak salah pilih, ada beberapa tips untuk menentukan pilihan mobil mana yang akan dipilih. Herjanto Kosasih, Senior Marketing Manager Bursa Mobil WTC Mangga Dua memberikan beberapa tips dalam memilih mobil bekas.</p>
<p>“Sebagai calon konsumen tidak ada salahnya bila kita banyak bertanya mengenai kondisi mobil. Banyak hal yang bisa ditanyakan kepada penjual, seperti siapa pengguna terdahulu, kelengkapan surat-surat, kelengkapan detail mobil dan sebagainya. Kuncinya jangan takut bertanya kepada penjual,” ujar Herjanto Kosasih beberapa waktu lalu.</p>
<p>Selanjutnya, usahakan jangan terlalu terpaku pada satu showroom atau tempat penjualan. Calon pembeli harus sabar dalam memulih. “biasanya kalau sudah keliling hingga 4 toko, kita sudah semakin pintar dan mengerti segala macam mengenai mobil incaran,” lanjut pria ramah tersebut.</p>
<p>Cek dengan teliti bagian body, apakah ada bagian yang belang pada bagian cat, karena mungkin ada bekas dempulan karena mobil tersebut pernah tabrakan. Cek kondisi rangka-rangka baik pada bagian mesin ataupun body. Itu untuk mengetahui apakah mobil tersebut pernah terbarak parah atau tidak.</p>
<p>Lanjutkan periksa kondisi mesin, apakah ada rembesan oli atau tidak. Jangan segan untuk menyalakan mesin untuk memastikan bahwa knalpot tidak mengeluarkan asap, karena ada masalah pada bagian piston karena oli tercampur ke ruang bakar.</p>
<p>Nyalakan mesin dalam waktu lama, untuk memastikan bahwa mesin tidak akan mengalami panas berlebih (over heat). Juga agar dapat mengetahui bahwa mesin dalam kondisi stabil saat stasioner atau tidak pincang suaranya.</p>
<p>Setelah cocok semuanya, segera lakukan uji jalan. Ini dimaksudkan untuk mengetahui kondisi kaki-kaki. Jangan menyalakan audio, dan buka jendela agar bisa mendengar dengan jelas bila ada bunyi yang tidak beres, baik dari sistem stir maupun kaki-kaki. Dilanjutkan dengan menyalakan pendingin udara atau AC. Juga lakukan uji jalan pada kondisi jalan yang agak jelek.</p>
<p>Terakhir, cek keabsahan dan kelengkapan surat-surat seperti STNK, BPKB, lebih bagus bila ada faktur pembelian. Yang terpenting juga lakukan negosiasi tawar menawar harga, untuk hal ini usahakan sudah mengantongi harga pasaran yang ada agar tidak tertipu dengan pedagang.</p>
<p>Sumber: <strong><a href="http://okezone.com/" target="_blank">Okezone</a></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pusat-mobil.net/beli-mobil-bekas-harus-banyak-tanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merawat Ban Serep</title>
		<link>http://www.pusat-mobil.net/merawat-ban-serep/</link>
		<comments>http://www.pusat-mobil.net/merawat-ban-serep/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2011 06:25:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ototips]]></category>
		<category><![CDATA[ban]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pusat-mobil.net/?p=9534</guid>
		<description><![CDATA[Karena letaknya yang cukup tersembunyi dan agak sulit dijangkau seringkali kita lupa untuk mengecek kondisi ban serep. Untuk tipe kendaraan SUV, ban serep pada umumnya diletakkan di bagian luar pintu belakang. Pada tipe sedan biasanya diletakkan di dalam bagasi belakang, dan untuk tipe MVP ban serep biasanya ada di bawah atau di kolong kendaraan.
Salah satu yang penting untuk diperhatikan adalah tekanan angin ban cadangan, jangan sampai ketika diperlukan untuk menggantikan ban yang kempes, ternyata ban serep ikut kempes juga. Hal ini tentunya akan membuat repot diri kita sendiri. Meskipun tidak ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2011/11/Ban-Serep.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-9535" title="Frau mit Autoreifen (mr)" src="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2011/11/Ban-Serep.jpg" alt="" width="210" height="208" /></a>Karena letaknya yang cukup tersembunyi dan agak sulit dijangkau seringkali kita lupa untuk mengecek kondisi ban serep. Untuk tipe kendaraan SUV, ban serep pada umumnya diletakkan di bagian luar pintu belakang. Pada tipe sedan biasanya diletakkan di dalam bagasi belakang, dan untuk tipe MVP ban serep biasanya ada di bawah atau di kolong kendaraan.</p>
<p>Salah satu yang penting untuk diperhatikan adalah tekanan angin ban cadangan, jangan sampai ketika diperlukan untuk menggantikan ban yang kempes, ternyata ban serep ikut kempes juga. Hal ini tentunya akan membuat repot diri kita sendiri. Meskipun tidak ada kebocoran, ban dapat berkurang tekananan anginnya, hal ini terjadi karena pada permukaan ban terdapat pori-pori yang menjadi jalan bagi udara untuk keluar dari ban. Jadi, pastikan secara rutin untuk selalu mengecek tekanan angin ban secara berkala.</p>
<p>Komposisi debu, panas dan ditambah air di musim penghujan merupakan kombinasi yang dapat mengurangi usia ban serep, terutama bagi kendaraan yang meletakkannya di kolong mobil. Perawatan yang bisa dilakukan adalah dengan membersihkan ban serep tersebut. Atau paling baik adalah dengan membungkusnya dengan cover ban serep. Selain itu lakukan rotasi ban secara berkala, termasuk pada ban serep jika kebetulan ukuran ban serep seukuran ban standar kendaraan Anda. Terakhir yang tidak kalah penting adalah, pastikan peralatan untuk membuka atau menurunkan ban serep selalu tersedia di kendaraan Anda.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.astraworld.com/" target="_blank">Aspira</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pusat-mobil.net/merawat-ban-serep/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lampu Tanda Darurat (Hazard) dan Penggunaannya</title>
		<link>http://www.pusat-mobil.net/lampu-tanda-darurat-hazard-dan-penggunaannya/</link>
		<comments>http://www.pusat-mobil.net/lampu-tanda-darurat-hazard-dan-penggunaannya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 Oct 2011 06:44:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ototips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pusat-mobil.net/?p=9448</guid>
		<description><![CDATA[Musim hujan telah tiba, hal ini ditandai dengan meningkatnya intensitas hujan di beberapa tempat. Jika hujan turun dengan lebatnya, maka jarak pandang kita sebagai pengendara akan terganggu. Hal ini akan bertambah parah jika kita berada di dataran tinggi. Biasanya hujan turun disertai dengan kabut yang membuat jarak pandang kita semakin terbatas.
Untuk mengatasi hal tersebut, sangat disarankan untuk mengurangi kecepatan kendaraan dan menggunakan lampu kabut. Atau jika kendaraan tidak dilengkapi dengan lampu kabut, maka sebaiknya nyalakan lampu besar kendaraan Anda. Sampai saat tulisan ini dibuat, masih ada saja pengemudi kendaraan yang ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2011/10/Lampu-Tanda-Darurat.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-9449" title="Lampu Tanda Darurat" src="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2011/10/Lampu-Tanda-Darurat.jpg" alt="" width="300" height="220" /></a>Musim hujan telah tiba, hal ini ditandai dengan meningkatnya intensitas hujan di beberapa tempat. Jika hujan turun dengan lebatnya, maka jarak pandang kita sebagai pengendara akan terganggu. Hal ini akan bertambah parah jika kita berada di dataran tinggi. Biasanya hujan turun disertai dengan kabut yang membuat jarak pandang kita semakin terbatas.</p>
<p>Untuk mengatasi hal tersebut, sangat disarankan untuk mengurangi kecepatan kendaraan dan menggunakan lampu kabut. Atau jika kendaraan tidak dilengkapi dengan lampu kabut, maka sebaiknya nyalakan lampu besar kendaraan Anda. Sampai saat tulisan ini dibuat, masih ada saja pengemudi kendaraan yang menggunakan lampu tanda darurat (hazard) disaat pandangan terbatas akibat hujan lebat atau kabut. Maksud hati mungkin agar posisi kendaraan terlihat oleh pengemudi lainnya, tetapi kenyataannya hal tersebut malah akan membuat pengendara lainnya bingung. Anda bisa bayangkan kebingungan pengendara lainnya ketika akan melewati sebuah persimpangan dan kendaraan di depan kita menyalakan lampu sein di keempat sisinya baik kanan, kiri, depan maupun belakang.</p>
<p>Dilihat dari namanya, lampu tanda darurat (hazard) memang memiliki fungsi lain. Lampu tanda darurat (hazard) kita nyalakan sebagai isyarat bahwa kendaraan kita dalam kondisi darurat dan dalam keadaan berhenti. Kita bisa menyalakan lampu hazard ketika mobil dalam kondisi darurat di pinggir jalan. Misalnya, saat mengalami mogok atau tengah mengganti ban, dsb.</p>
<p>Jadi, sudah saatnya menghilangkan kebiasaan menyalakan lampu hazard saat berkendara di hujan lebat. Mulai dari diri kita lalu lanjutkan ke saudara maupun rekan pengendaraan lainnya.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.astraworld.com/" target="_blank">Aspira</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pusat-mobil.net/lampu-tanda-darurat-hazard-dan-penggunaannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merawat Mobil Agar Tetap Sehat</title>
		<link>http://www.pusat-mobil.net/merawat-mobil-agar-tetap-sehat/</link>
		<comments>http://www.pusat-mobil.net/merawat-mobil-agar-tetap-sehat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Oct 2011 06:23:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ototips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.pusat-mobil.net/?p=9429</guid>
		<description><![CDATA[Seperti layaknya menjaga kesehatan tubuh, mobil juga harus selalu mendapat perhatian khusus. Hal ini agar mobil tetap dalam kondisi prima dan aman saat kita mengendarainya.
Berikut tips agar mobil tetap selalu sehat:
1. Panaskan dengan tepat
Ketika memanaskan mobil ada dua kesalahan utama yang kerap kita lakukan, yaitu menekan pedal gas hingga mesin meraung kencang dan memanaskannya terlalu lama. Padahal untuk membuat oli dapat melumasi komponen-komponen mesin, kita hanya perlu memanasi mobil selama lima menit. Namun ada baiknya sebelum menyalakan mesin, biasakan untuk juga memeriksa ketinggian air aki dan oli mobil kita terlebih ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2011/10/Merawat-Mobil-Agar-Tetap-Sehat.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-9430" title="Merawat Mobil Agar Tetap Sehat" src="http://www.pusat-mobil.net/wp-content/uploads/2011/10/Merawat-Mobil-Agar-Tetap-Sehat.jpg" alt="" width="241" height="200" /></a>Seperti layaknya menjaga kesehatan tubuh, mobil juga harus selalu mendapat perhatian khusus. Hal ini agar mobil tetap dalam kondisi prima dan aman saat kita mengendarainya.</p>
<p>Berikut tips agar mobil tetap selalu sehat:</p>
<p><strong>1. Panaskan dengan tepat</strong></p>
<p>Ketika memanaskan mobil ada dua kesalahan utama yang kerap kita lakukan, yaitu menekan pedal gas hingga mesin meraung kencang dan memanaskannya terlalu lama. Padahal untuk membuat oli dapat melumasi komponen-komponen mesin, kita hanya perlu memanasi mobil selama lima menit. Namun ada baiknya sebelum menyalakan mesin, biasakan untuk juga memeriksa ketinggian air aki dan oli mobil kita terlebih dahulu.</p>
<p><strong>2. Ganti oli tepat waktu</strong></p>
<p>Ingin tahu cara termurah merawat mesin mobil? Rutinlah mengganti oli mobil kita setiap 5.000 kilometer. Menurut A.Graham Bell dalam bukunya Modern Engine Tuning, oli berfungsi untuk melumasi bagian-bagian mobil yang sering mengalami pergesekan, seperti mesin, persneling, kopling, gardan, power steering, dan rem. Selain itu, dengan mengganti oli mobil secara berkala dapat membantu kita mengurangi penumpukan kerak di ruang bakar dan memperpanjang usia mesin mobil.</p>
<p><strong>3. Perhatikan kesimbangan ban</strong></p>
<p>Hal ini dibutuhkan untuk menjaga putaran ban tetap stabil dan menghindari kemudi mobil menjadi susah dikendalikan. The Rubber Manufacturers Association (RMA) menyarankan agar para pengendara mobil dapat memeriksa tekanan ban mobil secara rutin satu bulan sekali. Fakta dari RMA, 63 persen pengendara mobil mengakui kondisi tekanan ban sangat mempengaruhi performa mobil mereka, tetapi hanya 16 persen dari mereka yang rutin memeriksakan tekanan ban mobilnya. Untuk itu, lakukanlah balancing dan spooring secara berkala, terutama setelah mobil menempuh jarak 12 ribu kilometer.</p>
<p><strong>4. Bijak mengisi bensin</strong></p>
<p>Jangan membiasakan melakukan pengisian bensin ketika mobil sudah dalam kondisi &#8220;lapar&#8221;, karena mobil justru akan semakin banyak kehilangan bahan bakar. Para mekanik menyarankan agar kita bisa menyisakan bahan bakar minimal seperempat tangki sebelum melakukan pengisian bakar kembali. Untuk mengurangi proses penguapan, lakukanlah pengisian bensin pada waktu malam hari. Selain suhu udara malam cenderung rendah, risiko terbakar pun menjadi lebih kecil.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.liputan6.com" target="_blank">Liputan6.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.pusat-mobil.net/merawat-mobil-agar-tetap-sehat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

