Home » Ototips

Bijak merawat transmisi matik

Tuesday, 12 January 2010 - 8:26 3,888 views One Comment

Sebentar lagi musim hujan akan datang. Banjir jadi tamu rutin di Jakarta. Para pengguna mobil bertransmisi otomatik pantas waspada dengan genangan air yang jelas bisa membuat kendaraan mogok.

Menurut para teknisi di AstraWorld, ada langkah dan hal yang sejak dini harus diperhatikan para pengguna kendaraan matik yang tentu butuh perlakuan beda dengan mobil bertransmisi manual.

Untuk perlakuan standar sesuaikan pelumas yang digunakan dengan spesifikasi yang disyaratkan pabrikan kendaraan tersebut. Biasanya kemasan pelumas khusus transmisi ditandai dengan tulisan ATF (automatic transmission fluid).

Periksa secara rutin tabung penyimpanan oli transmisi otomatik, tidak boleh kekurangan ataupun kelebihan dengan melihat tanda minimal dan maksimal.

Bila kekurangan oli, transmisi akan kurang terlumasi dengan baik, sehingga timbul gesekan yang bisa menyebabkan kerusakan. Apabila kelebihan, biasanya akan timbul efek mobil akan terasa berat dalam berakselerasi.

Perhatikan dengan serius jadwal penggantian oli, dan harus sesuai dengan buku petunjuk. Biasanya penggantian oli dilakukan setiap 40.000 km, tetapi ada juga pada 20.000 km-30.000 km.

Meski sudah teratur merawat transmisi matik, tetap saja sebagian pengguna kendaraan tanpa pedal kopling ini khawatir saat melintasi genangan air yang acap kali membuat gigi transmisi kendaraan mengunci.

Bagi pengguna mobil bertransmisi manual cukup mudah melepas kuncian tersebut dengan memaksanya terlepas dengan sedikit sentakan gas. Nah, bagaimana dengan mobil matik?

Kekhawatiran itu ada benarnya. Kendati demikian, kita tetap dapat berkendara dengan mobil matik pada musim hujan. Sama seperti berkendara dengan transmisi manual, usahakan jangan sampai air masuk ke mesin.

RPM tinggi

Air mungkin saja masuk melalui saringan udara dan knalpot. Untuk mencegah ini, usahakan RPM tetap tinggi dan memosisikan transmisi di L atau 2.

Usahakan pula agar air tidak sampai menyelinap ke transmisi. Air yang masuk dapat tercampur dengan oli dan merusak transmisi matik. Selain berfungsi sebagai pelumas, oli pada transmisi matik juga berfungsi sebagai penghantar tenaga.

Kualitas dan kuantitas oli pada transmisi matik harus mendapat perhatian ekstra agar kinerja transmisi tetap terjaga.

Apabila mobil sempat terendam air, atau melewati jalan yang banjir, bergegaslah untuk memeriksa kualitas oli transmisi. Buka deep stick, dan lihat apakah oli mengalami perubahan warna.

Jika warna oli transmisi sudah seperti susu, tandanya ada air yang masuk ke transmisi. Kalau sudah demikian, sebaiknya jangan teruskan untuk menghidupkan mesin apalagi menjalankan mobil matik Anda. Segera minta bantuan supaya mobil Anda dibawa ke bengkel resmi.

Menyerahkan kendaraan ke bengkel resmi menjadi jalan aman mengingat perawatan transmisi otomatis lebih sulit dibandingkan dengan manual, dan tidak semua bengkel bisa menanganinya.

Jadi, untuk lebih jelasnya lebih baik periksa langsung pada bengkel khusus yang menangani transmisi otomatis atau bengkel resmi ATPM. Memang lebih mahal dibandingkan dengan bengkel umum, tetapi lebih aman dan terjamin. (algooth.putranto@bisnis.co.id)

Algooth Putranto

Sumber: Bisnis Indonesia

Be Sociable, Share!

Kirim ke Teman Cetak Artikel Ini

INFO TERKAIT

  • Merawat Mobil Matic
    [ Tuesday, 22 Jul 2008 - 9 : 22 | 0 comments | 2809 views ]
    (Istimewa) MENGENDARAI mobil bertransmisi otomatik di jalanan ibukota atau kota2 besar yang tak pernah lepas dari jalanan macet, memang lebih menjanjikan...
  • Transmisi Otomatis
    [ Friday, 21 Nov 2008 - 21 : 31 | 1 comments | 2184 views ]
    Kemunculan sistim transmisi otomatis yang lebih sering disebut matik memang banyak memberi manfaat bagi pengemudi. Sebagaimana biasanya barang baru, setiap...
  • Transmisi Otomatis
    [ Saturday, 25 Dec 2004 - 22 : 41 | 0 comments | 5112 views ]
    TRANSMISI otomatis menawarkan kenyamanan dan kemudahan dalam pemakaian sehari-hari, terutama di jalan padat. Namun, bila terjadi kerusakan, biaya yang dikeluarkan...
  • Merawat Persneling Mobil Matik
    [ Thursday, 25 Nov 2010 - 6 : 12 | 0 comments | 1549 views ]
    Saat dihadang macet di jalanan, berkendara terasa lebih nyaman jika menggunakan mobil bertransmisi matik. Namun, dibalik kenyamanannya, perangkat persneling mobil...
  • “Tepat Mengendarai Matik, Kanvas Kopling Tetap Ciamik”
    [ Monday, 20 May 2013 - 21 : 46 | 0 comments | 1256 views ]
    Tepat Mengendarai Matik Namanya saja transmisi automatic (atau yang biasa disingkat matik), maka perbedaan utama dengan manual terletak pada sistem transmisi. Bila di...


One Comment »

  • chris said:

    mobil modern dg teknologi maju jg bikin ribet. Mudah2an gak membahayakan pengendaranya jg…

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.